Karyawan HPI Tuntut Kenaikan Gaji 2016

Kubu Raya-Today. Prasetyo Sidi, Manajer Haleyora Powerindo (HPI) kalbar menemui karyawannya dalam rangka berdialog mengenai gaji karyawan pada tahun 2016 tidak naik, di PLN Wilayah Kalbar, Rabu (25/1).

Manajer HPI Kalbar menanggapi tuntutan karyawan mengenai gaji 2016. (Ist)

Karyawan HPI yang bekerja di lingkungan PLN baik di kantor PLN Kalbar, PLN Sektor Pembangkitan Kapuas, dan PLN Area Pengatur Distribusi dan Penyaluran (APDP) Kalbar, melalui perwakilannya mendesak penjelasannya mengenai alasan ketidaknaikan gaji mereka pada tahun 2016.

“Pada tahun 2016 gaji karyawan tidak naik dan pada tahun 2018 Biaya transport akan dihilangkan” ungkap Prasetyo. Menurutnya untuk menghilangkan tunjangan biaya transport karyawan pada tahun 2016 dan 2017 maka menggunakan cara perhitungan tersendiri. Perhitungan tersebut adalah jumlaj tunjangan trasport pada tahun 2015 dikurangi dengan selisih Upah Minimum Kota (UMK) Pontianak tahun 2016-2015.

“Yang menjadi landasan kami adalah kontrak kami dengan HPI, bahwa ketika ada point tunjangan yang di hapuskan atau ditiadakan maka adanya sosialisasi dan kesepakatan bersama antara karyawan dan pihak HPI” ungkap Agus Chaniagia, karyawan HPI yang bekerja di PLN kalbar.

Menurutnya bahwa rekan-rekan karyawan yang menutut ini memiliki landasan yang kuat dimana berdasarkan kontrak antara mereka dengan perusahaan HPI tersebut.

“Kami menuntut jika dalam 2×7 hari tidak ada jawaban positif dan tuntutan kami bahwa gaji 2016 naik sesuai perhitungan UMK kali koofesien ditambah tunjangan masa kerja dan tunjangan transport, maka kami akan mogok masal” ungkap Awi, karyawan Outshorcing PLN yang bekerja hampir 20 tahun.

Menurutnya jika harapan mereka tidak direalisasikan, maka dirinya bersama rekan-rekan karyawan HPI se-Kalbar akan melakukan mogok kerja, serta akan melaporkan hal ini ke DPRD Propinsi, Disnakertrans Kalbar, dan Ombusdman.

PT.HPI merupakan cucu dari PLN yang bergerak dalam bidang pengadaan jasa karyawan tenaga outsorcing di PLN seluruh Indonesia. (Mrl)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.