PARAH !! Tagihan PLN Membengkak Ternyata Ini Penyebabnya

Foto Meteran PLN dan Bukti pembayaran bulan ini dan bulan lalu , Foto diambil hari ini (22/07)

Pontianak-Today. Seorang warga Jl. Karimata Kota Pontianak, Asep (38) begitu terkejut ketika melakukan pembayaran tagihan hari ini (22/07), bagaimana tidak, jika biasa pembayaran berkisar Rp. 500 ribu – Rp. 600 ribuan tiba-tiba bulan ini tagiha yang muncul mencapai Rp. 1,4 juta.

“awalnya saya berfikir ini dampak dari di cabutnya subsidi Listrik, tapi kok kenaikannya tidak masuk akal” ungkap Asep kepada team KalbarToday.com, setelah tiba dirumah Ia pun mencoba memperhatikan struk pembayaran yang diterima dan mencocokkan angka pemakaian dengan angka pada meteran.

Benar saja, ternyata ada keganjilan yang ditemukan oleh pria dua anak ini, pada struk pembayaran tercatat pemakaian akhir bulan lalu (saat pencatatan) tertera 42834, namun pada Meteran PLN yang terpasang pemakaian per hari ini (22/07) baru mencapai 42703.

“ini kan aneh, anggap saja mereka lakukan pencatatan akhir bulan, berarti per hari ini sudah 22 hari kami pakai ¬†setelah pencataan angkanya baru 42703, bagaimana mungkin bulan lalu bisa muncul angka 42834” kata Asep dengan nada sedikit tinggi.

“sebagai pelanggan saya sangat kecewa dengan kinerja PLN, kenaikan tarif Listrik benar-benar tidak berdampak pada peningkatan kualitas layanan, mulai dari pemadaman yang masih saja sering terjadi sampai pada hal-hal seperti ini, dampaknya sangat besarbagi kami pelanggan” lanjut Asep.

Ia berharap masyarakat dan pelanggan lain, khususnya yang masih menggunakan meteran lama/ non voucher agar memperhatikan angka yang tertera pada meteran, sehingga apa yang menimpanya tidak terjadi pada yang lain.

“Senin ini saya akan mendatangi kantor PLN untuk melakukan komplain, semoga dengan kejadian ini PLN lebih memperhatikan kinerja seluruh pegawainya” tutup Asep. (awe/red)

baca juga : Tarif Listrik Batal Naik

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.