SOT 2017 : Di Diskualifikasi Dari Pertandingan, PLS Sintete Terima Keputusan Dengan Lapang Dada

by -262 views
Lapang Dada: Tim PLS Sintete berlapang dada dengan tetap datang ke lapangan meski akhirnya di diskualifikasi karena terlambat tiba dilapangan karena kendaraan yang membawa rombongan mereka rusak dalam perjalanan. foto PANITIA untuk KalbarToday

Singkawang-Today. Matchday ke 10 event sepakbola U-22 Sedau Open Tournament 2017 yang sejatinya akan menggelar 2 laga dalam jadwal panitia, terpaksa hanya bisa di laksanakan dalam 1 jadwal pertandingan. Pasalnya, laga pertama yang menggelar laga di grup H antara Bintang Natuna melawan PLS Sintete gagal di gelar.

Penyebab gagalnya laga tersebut di karenakan kendala non teknis transportasi yang di alami oleh PLS Sintete. Alhasil, kedatangan pemain menjadi telat 90 menit dari jadwal yang telah di tentukan. Meskipun ada itikad baik yang di tunjukan PLS Sintete dengan tetap hadir di tempat pertandingan. Panitia tetap bersikukuh untuk menegakkan tata tertib pertandingan, dimana PLS Sintete dalam kondisi tersebut telah melanggar Pasal 10 perihal “Pelaksanaan sebelum pertandingan”. Pernyataan itu juga di tegaskan oleh Hari Firmandi, salah satu komponen panitia Sedau Open Tournament.

“Sebenarnya pihak panitia sangat mengapresiasi atas kedatangan PLS Sintete di tempat berlangsungnya event, meskipun mereka pasti tahu, kalo mereka telah di diskualifikasi terkait keterlambatan”. Lebih lanjut Hari menegaskan, “Bagaimanapun, peraturan pertandingan harus di tegakkan. Tetapi secara pribadi, saya salut dengan PLS Sintete, mereka tetap lapang dada menerima kenyataan meski dalam kondisi yang mengecewakan bagi mereka” pungkasnya.

Dengan hasil ini, sudah di pastikan grub H akan di wakili oleh 2 tim teratas di perdelapan final, yaitu Bintang Natuna (Singkawang) dan DC Asia (Selakau). Sedangkan PLS Sintete dan Trajumas harus tersingkir di babak penyisihan grup. Meskipun di grup ini masih menyisakan 2 laga pamungkas, rasanya pertandingan tersebut tidak lagi menentukan. Kecuali pertandingan memperebutkan juara grup antara Bintang Natuna VS DC Asia.

Penentu: Laga hidup mati antara tim Persesi Sui Sinjung vs tim SMKN 5 Singkawang untuk menentukan runner-up grup yang lolos ke babak selanjutnya (10/08). foto PANITIA untuk KalbarToday

Sementara itu, di laga pamungkas penyisihan grup A di hari yang sama. Tiket perdelapan final di perebutkan oleh 2 tim yang bertanding yaitu Persesi (Sui Sinjun) melawan SMK N 5 (Skw). Dua tim yang pada laga sebelumnya sama-sama takluk oleh tim tuan rumah BMS A ini harus melakoni partai krusial untuk memperebutkan 1 tempat di perdelapan final guna mendampingi BMS A.

Dalam laga ini Persesi keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0. Bustamil menjadi pahlawan kemenangan dengan kontribusi 2 gol kemenangan Persesi atas SMKN 5 Singkawang.

Man of the match: Bustamil pemain tim Persesi Sui Sinjun mencetak 2 gol sekaligus membawa timnya lolos penyisihan grup (10/08). foto PANITIA untuk KalbarToday

Kemenangan Persesi di laga pamungkas grup A ini sekaligus mencatatkan mereka sebagai tim ke 4 yang lolos ke babak perdelapan final, menyusul BMS A, Bintang Natuna dan DC Asia (koz/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.