Nenek Tinggal Sebatang Kara Ini, di Santuni Gerakan Peduli Sesama

by -98 views

 

Sambas – Today. Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata ‘sedekah’? Mungkin bagi sebagian orang akan menyatakan: mengeluarkan sebagian rezeki, mengeluarkan uang dan materi kepada orang lain.

Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya sedekah itu sama seperti dengan pinjaman yang baik. Apa maksudnya? Ya, sedekah sebagai pinjaman yang baik diterangkan Allah SWT dalam firman-Nya:

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan memperlipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan”. (QS. Al Baqarah: 245).

Namun saat ini, banyak orang yang bersedekah itu banyak yang bilang nanti kalau rumah saya laku maka saya mau disedekahkan. Kalau nanti saya menikah saya mau sedekah nih, kalau nanti saya dapat kerjaan nih saya mau sedekah. Kalau saya bisa noh ke proyek itu saya sedekah deh. Dan masih banyak sebab-musabab lainnya untuk melakukan sedekah.

Dari situlah kata “Yuk Sedekah” yang selalu dinaungkan oleh Gerakan Peduli Sesama ini dimana dengan kata tersebut yang bertujuan untuk mengajak siapa saja yang mau peduli terhadap sesama.

Bersedekah di kala susah itu jauh lebih sulit dilakukan dibanding dengan bersedekah di saat kita kaya. Sebab, bagaimana mau memberi untuk orang lain jika kita saja hidupnya pas-pasan? Mungkin hal itu yang banyak dipikirkan oleh kebanyakan orang.

Alhamdulillah Gerakan Peduli Sesama melaksanakan program bulanan yaitu sedekah sembako yang dilaksanakan tepatnya pada hari jumat 23 Juni 2017 ini bisa berjalan dengan lancar, dimana kegiatan ini sudah berlangsung yang ke enam kalinya di bulan yang ke – 6 dan sekarang untuk penyaluran sembako berlangsung di rumah warga yaitu Uwan Lempon yang berada di Dusun Damar, Desa Sengawang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

Informasi ini di dapat dari mantan Kepala Dusun setempat yaitu Bapak Beren dikarenakan sebelumnya dari Gerakan Peduli Sesama sudah terlebih dahulu melakukan diskusi dan silaturahmi ke rumah Kepala Dusun setempat mengenai siapa yang berhak menerima sedekah sembako ini dan ditunjuklah kepada warga yaitu Uwan Lempon oleh Kepala Dusun tersebut.

Uwan Lempon ini merupakan warga yang kurang mampu di daerahnya, dimana kondisi beliau sekarang sangat memperihatinkan dan beliau hanya tinggal sendiri di rumah yang sangat sederhana dan tidak memiliki suami serta anak.

Sembako yang diberikan ini merupakan sumbangan dari rekan – rekan dengan cara mengumpulkan uang seikhlasnya yang semata – mata untuk berbagi dengan sesama yang sedang membutuhkan.

Untuk kegiatan program bulan ini sangat spesial yaitu tepatnya pada bulan ini Gerakan Peduli Sesama alhamdulillah sudah mencapai usia setengah tahun sejak pertama kegiatan pada bulan Januari yang lalu tepatnya di rumah Bapak Anjang Walidi di Dusun Pinang Merah, Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

Alhamdulillah diusia genap yang ke – 6 bulan kegiatan “Gerakan Peduli Sesama” sudah terlaksana 6 kegiatan yaitu sebagai berikut :

– Program Bulanan “Gerakan Peduli Sesama” Sedekah Sembako..!!

– Program “One Week Seven Of Kilogram Of Rice” Peduli Sesama..!!

– Program “Bedah Rumah Kecil-Kecilan” Ala Gerakan Peduli Sesama..!!

– Program “Gerakan Peduli Sesama Berbagi Bersama Anak Yatim Piatu”..!!

– Program ” Gerakan Peduli Sesama Gelar Buka Bersama Anak Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa”..!!

– Program “Gerakan Peduli Sesama Berbagi Baju Lebaran Untuk Anak Yatim Piatu”..!!

Menurut Bayu sebagai penggagas program ini dan juga merupakan salah satu Guru SMA Negeri 3 Teluk Keramat mengatakan bahwa kegiatan atau program yang dilaksanakan ini dikarenakan sebuah pengalaman dan juga merupakan sebuah keadaan yang ada di sekitar sehingga dari situ hati saya bergerak untuk melaksanakan program ini.

Semoga dengan dilaksanakannya program ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain dan lebih banyak lagi orang mau peduli terhadap orang lain, ungkap Bayu. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.