Kawat Layangan Padamkan Listrik Pelanggan

by -122 views

Petugas PLN membersihkan jaringan transmisi akibat kawat layangan

KT-Ptk. Layangan bertali kawat kembali hantam jaringan transmisi SUTT Senggiring-Parit Baru tepatnya di dekat Gardu Induk Senggiring Kabupaten Mempawah, Minggu (8/1).

Ricky Cahya Andrian, Manajer AP2B Kalbar menjelaskan bahwa jaringan transmisi 150kV sangat rawan terhadap gangguan tali kawat layangan dan mengakibatkan padam secara meluas.

“Resiko terganggunya jaringan transmisi di Senggiring menyebabkan padam di kota Pontianak, Mempawah, dan sekitarnya” jelas Ricky.

Menurutnya, sistem interkoneksi khatulistiwa menghubungkan jaringan transmisi mulai dari Kota Pontianak, Mempawah, Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. Jika terjadi gangguan sepanjang jalur transmisi tersebut tentunya akan berdampak buruk pada suplai listrik ke pelanggan dan padam yang dirasakan.

Beberapa hari ini masyarakat bukan hanya di Pontianak bahkan warga Mempawah merasakan padam listrik di rumahnya. Hal ini sudah barang tentu membuat kesal.

Seperti yang dikeluhkan Yenni Septiani, warga Mempawah. Di kediaman dan sekitarnya mengalami padam pada hari Minggu (8/1) sekira pukul 12.30 sampai nyala kembali sekira pukul 15.30, padam yang dialami sampai 3 jam.

Guru PAUD ini mengaku ingin menyiapkan bahan ajar untuk anak didiknya pada hari Senin (9/1). “Pekerjaan jadi tertunda gara-gara listrik padam, dan untuk menyelesaikannya saya harus menunda agenda lain seperti undangan, dan arisan” ungkap Yenni.

Harapannya pada seluruhnya harus terlibat dalam keberlangsungan suplai listrik ke pelanggan, misalnya Pemda juga harus mengingatkan warga melalui peraturan daerah (perda), masyarakat juga harus menghimbau bahkan mengusir pemain layangan bertali kawat di daerahnya karena mengganggu ketentraman warga lain, dan jika razia sampai menangkap pelaku, sanksi yang diberikan haruslah seberat-beratnya agar ada efek jera.

Mudah-mudah semua elemen sadar akan pentingnya peran sertanya masing-masing untuk mengatasi permasalahan layangan bertali kawat ini, paparnya (ujs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.