Bang Midji Tolak Berfoto Dengan Bupati Sintang

by -32 views
Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH., M.Hum

Pontianak-Today. Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, SH., M.Hum menghadiri Silaturahim Kamtibmas Mewujudkan Pilkada yang Aman, Bermartabat dan Sehat di Kalimantan Barat, acara ini berlangsung di Ballroom Hotel Aston Pontianak, Kamis (17/09).

Dalam Sambutannya, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji Berharap peserta kompetisi selalu menjaga silaturahmi dan menghilangkan politik identitas untuk mewujudkan keamanan agar dapat berjalan dengan baik, tentunya selalu disiplin memperhatikan protokol kesehatan.

Melihat kondisi dua bulan terahir ini angka kenaikan covid cukup tinggi dan perlu di waspadai, Gubernur Kalbar H. Sutarmidji meminta agar Paslon Bupati dan Wabup yang mengikuti Pilkada serentak 7 kabupaten/Kota di Kalbar harus dapat maksimal menerapkan disiplin dan patuh dengan Protokol Kesehatan yang sudah diterapkan oleh Pemerintah demi mencegah penyebaran dan tidak menjadi Kluster Baru Penyebaran Covid-19.

Gubernur yang akrab dengan sapaan Bang Midji ini juga mengingatkan agar peserta Pilkada tidak melibatkan ASN dalam urusan kontestasi ini karena ASN wajib netral, Ia mencontohkan sebagai Gubernur sangat berhati-hati dalam bertindak termasuk ketika beberapa hari yang lalu harus memanggil Bupati Sintang dr. Jarow Winarno yang kembali ikut kontestasi dalam Pilkada 2020, pemanggilan terkait penambahan cluster baru Covid-19 di wilayah kerja Bupati tersebut.

“kami murni bicara masalah Covid-19 dan sama sekali tidak menyinggung soal Pilkada” ungkap Bang Midji, lebih lanjut Ia menceritakan saat pembicaraan dengan Bupati Sintang selesai terpaksa menolak ajakan berfoto berdua dari dr. Jarot karena khawatir disalah artikan jika menyebar di masyarakat.

“kalau foto sedang duduk dan ramai-ramai sedang bicara silahkan, saya tidak keberatan” ungkap Gubernur yang cukup aktif berinteraksi di media sosial dengan masyarakat ini.

Selain Gubernur Kalbar, Acara juga dihadiri oleh Pangdam VII Tanjungpura, Kapolda Kalbar, KPU Kalbar, Bawaslu Kalbar, Bupati dan Unsur Pimpinan Daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2020, serta seluruh pasangam bakal calon Bupat dan Bakal Calon Wakil Bupati se-Kalbar. (awe)