Aksi Bela Ulama II – Pontianak Kondusif

by
Aksi Bela Ulama II menuju Mapolda Kalbar/ ist

 

Pontianak – Today. Ribuan orang dari berbagai elemen masyarakat dan ormas Islam mendatangi Mapolda Kalimantan Barat hari ini Jumat (20/1/17) dalam rangka aksi yang mereka namakan Aksi Bela Ulama jilid II. aksi ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya dengan tuntutan proses Hukum terhadap oknum yang menghalangi kedatangan Wasekjen MUI Pusat di Sintang dan Melawi beberapa waktu lalu.Massa mulai berkumpul halaman Masjid Raya Mujahidin usai sholat Jumat dan mulai bertolak ke Mapolda sekirar pulul 15.45 wib. Sempat terjadi sedikit kemacetan di jl. Ahmad Yani namun berkat kesigapan aparat kepolisian yang sudah berjaga sejak awal hal ini dapat diatasi dengan baik sehingga semua berjalan sesuai dengan harapan.

Peserta aksi menuju Mapolda Kalbar (20/1/17) / ist

 

Tiba di halaman Mapolda Kalbar pengunjuk rasa disambut oleh Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Iwan Imam Susilo yang langsung memberikan arahan kepada agar menyampaikan aspirasi kepada Kapolda Kalbar melalui perwakilan saja. “Alhamdulillah, tadi kami sudah sampaikan kepada bapak Kapolda dan beliau akan menerima dan tentunya lewat perwakilan 16 orang, saya juga akan mendampingi” kata perwira menengah ini.
Setelah melalui proses negosiasi akhirnya disepakati perwakilan pengunjuk rasa menemui Kapalda sebanyak 27 Orang, mereka bertemu dan menyampaikan langsung tuntutan kepada Kapolda Kalbar.

KONDUSIF

Meskipun sehari sebelumnya beredar isu akan ada aksi swiping kelompok tertentu dan status keamanan kota pontianak siaga satu namun aktifitas bisnis dan perkantoran tetap berjalan normal seperti biasanya.

Namun pihak keamanan sepertinya tidak mau kecolongan, untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan ratusan aparat gabungan TNI – Polri berjaga-jaga dengan senjata lengkap di titik-titik strategis.

Dari pantauan team Kalbartoday.com dilapangan, disepanjang jalan-jalan protokol dan pusat keramaian selalu ada aparat keamanan yang berjaga, bahkan diruas jalan Gajah Mada, Jalan Tanjungpura, Jalan Diponegoro, Jalan Pahlawan, Jalan Ahmad Yani dan ruas jalan – jalan lainnya hampir setiap 100 – 200 meter terdapat 3-5 orang petugas yang berjaga. Namun demikian suasana tetap seperti biasa toko-toko tetap buka, perkantoran tetap beroperasional, warung-warung kopi tetap ramai aparat yang berjaga pun membaur dengan masyarakat, beberapa kelihatan asik bercengkerama dengan masyarakat dan pedagang sekitar sehingga tidak ada kesan mencekam meskipun dalam keadaan siaga satu. (awe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.